Khamis, 8 Oktober 2009

BLACK GYPSY

Sapa tau music rock di Brunei start bila? Aku pun nda tau tapi kalau ikutkan tahun aku rasa music rock sudah ada di Brunei sejak akhir tahun 70an. Aku ingat maseh masa damit sudah ada band-band yang memainkan lagu-lagu rock zaman atu macam tapi aku alum tau pulang apa ‘rock’…hehehe. Band macam BLACK GYPSY yang berasal dari Belait pada masa atu memang kira handel la.Aku nda plang tau band yang lain, tapi tiap kali ada pangilan kawin selalunya ada band ani. Durang banyak membawakan lagu-lagu SWEET CHARITY, antara band dari Singapore yang top masa atu. Penyanyinya siapa lagi kalau bukan Ramli Sarip. Kalau aku inda salah, lagu yang mesti dibawa masa atu adalah lagu Kamelia, Zakiah atau Teratai plus lagu-lagu SWEET CHARITY lain. Ada jua lagu dari band lain durang main kalau aku inda salah macam lagu Black Magic Woman dari SANTANA. So, ketara sekali BLACK GYPSY (BG) dipengaruhi kuat oleh SWEET CHARITY. Atau mungkin dari band-band lain yang mungkin aku inda tau…hahaha.OK…BG selalu dijamput main masa orang kawin. Aku tau pasal orang sebalah ku malar membuat kawin-kawinan ani,iatah ku tau…hehehe.
Sayang aku nada gambar band ani...lagi pun aku mana jua ingau durang masa atu. Yang penting aku siok bemain masa atu…hahahaha. Some line-up BG yang aku ingat macam PG...er...apa ah namanya...lupa ku...bemain guitar...Fander.Bassist nya namanya Suhur lau ku nda silap.Seorang lagi Hj Zaini main keyboard. Pemain keyborad ani dulu ada membuka jaming studio di kawasan perindustrian Belait....tempat kami jamming jua dulu.main lagu-lagu death metal.Ada jua yang membagi tau kenapa BG mempunyai pengaruh yang kuat sama SWEET CHARITY pasal salah seorang line-up nya (drummer kalau aku nda salah dangar) ada kenal dengan anggota SWEET CHARITY. Aku nda tau sejauh mana kebenaran ani. Tapi yang pasti tiap kali BG main mesti ramai orang. Sampai ada orang yang sangup datang dari Bandar atau Tutong untuk meliat BG main.Tapi nada menari la macam masa ani.Just relax saja liat durang main.
Tapi band ani sudah lama split. Mungkin pertengahan 80an.So, ada diantara line-up lama durang main sama band lain macam band POTENSI yang pernah buat satu album saja. Yang lain ada la tapi aku inda berapa tau la.Nanti aku cuba cek lagi ahli-ahli band yang lain.Bekas penyanyi POTENSI tingal sebalah rumah ku.Tapi jarang jua ku teliat ia. Pecahan dari BG yang sama band baru durang ada yang ikut Juara Kugiran yang ditayangkan di RTB sekitar pertengahan 80an.Kalau orang lama mesti tau band ani.BLACK GYPSY rules!!!!

Di bawah ani petikan daripada Brudirect.com pasal band ani. Tapi tarikh nda dapat ku cek...,mungkin 8 Mei 2008. Tapi aku alum mendangar apa-apa pasal album durang ani. So, siapa yang tau please inform. Thanks.

Black Gypsy Returns With New Album, Line-Up By Liza Mohd
Bandar Seri Begawan - Veteran rock band Black Gypsy is making a comeback with a new album and an encouraging message to youths.
Black Gypsy, who won the Battle of the Bands in the 80s, made regular appearances on TV programmes, along with other local and foreign artistes.
After the group's hiatus in the early 90s, three members of the band - keyboardist Haji Zaini bin Haji Mohd Husain, bassist Ramlee bin Haji Matnor, and drummer Kassim bin Haji Ibrahim - resurfaced in 1995 as Potensi and released an album, "Sepotong Nyawa", which sold over 10,000 copies.
Potensi's hit "Terhiris Sebuah Duka" can still be heard on local radios, though the band is defunct.
Now, the trio is reviving Black Gypsy with a new line-up, which includes vocalist Yusof bin Haji Abdul Kadir, percussionist Awang Rosli bin Haji Ahmad, and bassist Rahman bin Haji Hasbollah.
Meanwhile, composer and producer Mohd Tahar bin Mohd Yassin, during a press conference at SMS Café, Kuala Belait yesterday, said Black Gypsy is currently writing six new songs, and four songs will be penned by Mustika Studio, the band's label production company in Indonesia.
Band promoter Haji 'Omar bin Haji Manaf expressed his confidence that the album, expected to be recorded at Mustika Studio by the end of this year, will be a hit.
The production team is planning to market it in Indonesia before Malaysia, Brunei and Singapore.
Haji Omar also said the album is expected to be released early next year.-- Courtesy of Borneo Bulletin

Tiada ulasan:

Catat Ulasan